IDIA Siap Laksanakan Perkuliahan Pascasarjana

Direktur Jendral Pendidikan Islam Kemenag RI, Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP., MT mengabarkan dalam waktu dekat IDIA akan membuka program pascasarjana (S2) pendidikan. Informasi ini disampaikan di Gedung Serba Guna (GESERNA) Al-Amien Prenduan bertepatan dengan pelaksanaan Rapat Senat Terbuka dan Wisuda XXV IDIA Prenduan, Sabtu (19/03).

Prof. Ali menyampaikan, bagi mereka yang ingin melanjutkan studi S2 khususnya di bidang Pendidikan agar tidak jauh-jauh mencari perguruan tinggi lain di luar sana mengingat dalam waktu dekat ini, IDIA Prenduan akan membuka program pascasarjana tersebut, khususnya di program studi Magister Pendidikan.

“Bagi mereka yang ingin melanjutkan studi S2 jangan jauh-jauh. Karena di tempat ini, di Iinstitut Dirosat Islamiyah Al-Amien, sudah sesaat lagi akan melaksanakan program pascasarjana tersebut” ungkap Guru Besar UIN Bandung tersebut.

“Di Iinstitut Dirosat Islamiyah Al-Amien, dalam waktu dekat ini, sudah sesaat lagi akan melaksanakan program pascasarjana tersebut. Insya Allah dalam waktu dekat ini akan segera terbit SK-nya. Dan kami berharap dari alumni yang sekitar 270 ini paling tidak 100 langsung ikut pascasarjana di IDIA,” terangnya disambut antusias audiens.

Kabar baik tersebut juga didengar oleh Koordinator Kopertais IV Surabaya, Prof. H. Mashdar Hilmy, M.A., Ph.D., beserta jajaran sivitas akademika IDIA Prenduan dan para wali wisudawan-wisudawati yang hadir kala itu.

Kepada para wisudawan IDIA, Dirjen Pendis Prof. Ali berpesan agar jangan berhenti berproses dalam belajar. Bagi mereka yang pada hari ini berhenti belajar, sesungguhnya adalah hakekat pemberhentian dari seorang manusia. Ketika dia berhenti belajar, maka dia berhenti sebagai sebagai seorang manusia.

“Saya selalu diingatkan oleh orang tua kita bersama bahwa ada satu kaidah yang perlu kita pegang bersama yakni, orang yang terpelajar hanya pimilik masa lalu, orang yang terus belajar yang akan menjadi pemilik masa depan,” tuturnya disambut tepukan tangan meriah hadirin.

Baginya, Pilihan-pilihan proses pembelajaran tentu sangat banyak, sebab kita pun punya kaidah, dari hidup kita belajar, dari belajar kita hidup. Di mata beliau, Pondok Al-Amien tidak hanya mewujud sebagai menara gading yang indah, elok, dan berwibawa dipandang. Tetapi pondok pesantren ini telah hadir menjadi sebuah mercusuar yang mampu menerangi dunia di saat kegelapan dan mampu menunjukkan arah peradaban bagi mereka yang sedang mencarinya.

Dalam acara yang berlangsung selama satu jam ini turut mendampingi pula Ketua Senat IDIA Prenduan KH. Dr. Ghozi Mubarok, M.A., Warek I IDIA Prenduan KH. Dr. Musleh Wahid, M.Pd.I., dan Pengasuh Ma’had IDIA KH. Moh. Fikri Husein, M.A. (Az)

Related posts

Leave a Comment